Di Tengah Pandemi Gojek Meraih Dana Segar Senilai $1,2 Juta

Perusahaan startup Gojek meraih dana segar senilai $1,2 Juta atau setara dengan Rp 18,2 Triliun di tengah pandemi corona virus. Di tengah pandemi turunnya permintaan dan transaksi, Gojek lebih berhati-hati dalam menetapkan rencananya dan berfokus pada pengembangan produk yang berorientasi pada kualitas layanan pelanggan.

Pada pendanaan Seri F ini Gojek belum memberikan rincian resmi pendanaan yang didapat. Gojek dalam waktu dekat akan mengumumkan rincian dana dari investor kepada publik melalui Press Release.

Tantangan Gojek Meraih Dana Segar di Tengah Pandemi

Gojek Meraih dana segar
Foto diambil dari Unsplash oleh Afif Kusuma

Pada wawancara yang dilakukan CNBC Andre Soelistyo, mengatakan memang di seluruh dunia para investor masih memiliki kekhawatiran. Dan cenderung untuk menarik investasi. Public company juga terkena imbasnya hal ini menyebabkan pendanaan untuk perusahaan startup makin terhambat.

Ekspansi Gojek yang direncanakan pada Tahun 2020 akan mengalami ketertundaan yang sebelumnya ingin melakukan ekspansi ke beberapa negara (Singapura, Thailand, Vietnam dan Filipina). Dikarenakan demand atau permintaan yang mengalami penurunan secara global. Gojek menghindari ekspansi yang terlalu agresif pada tahun 2020. Memilih untuk lebih berhati-hati dan merancang strategi yang matang untuk melakukan ekspansi.

Gojek ditengah pandemi berfokus pada pengembangan teknologi, pengembangan produk yang berorientasi pada kualitas layanan pengguna.

Sebelumnya salah satu produk Gojek yaitu Gopay menglami peningkatan sebanyak 30%, paska imbauan dari Bank Indonesia menyarankan masyarakat untuk menggunakan cashless atau dikenal digital payment.

Secara tidak langsung, kebiasaan konsumen setelah munculnya imbauan dalam menggunakan cashless dirasa akan merubah cara pandang masyarakat terhadap digital payment. Melihat, digital payment memiliki kemudahan yang lebih dibandingkan menggunakan uang tradisional.

Meskipun, terdampak diakibatkan pandemi (Selengkapnya pada Dampak Corona Terhadap Perekonomian di Indonesia. Inisiasi Gojek untuk mitranya sangat besar. Gojek merencanakan akan membuat suatu yayasan. Gojek juga menyediakan masker, hand sanitizer dan lainnya untuk mitra Gojek. Gojek juga mengedukasi mitra bagaimana mempackage makanan yang baik di tengah pandemi.

Gojek juga membentuk suatu program untuk mitra. Membantu pembiayaan dalam bentuk restructuring kepada leasing. Juga menyediakan makanan sehari-hari. Gojek juga memberikan program santunan ketika mitra ODP maupun PDP melalui yayasan baru Gojek. User juga diikutsertakan dalam proses berjalanannya yayasan untuk para mitra ini. Bahkan, karyawan Gojek bersepakat ntuk memotong gaji untuk para mitra yang ada di lapangan. Untuk leader dan Eksekutif Gojek memotong sekitar 25% gaji mereka untuk mitra. Dana yang terkumpul dari yayasan sekitar 100 Milyar Rupiah. Gojek juga akan mengajak bantuan lainnya external party untuk mendapat dana sumbangan untuk para mitra.

Leave a Reply