Employer Branding: Pengertian, Manfaat, dan Langkah Penerapannya

2 min read

Employer branding bukan merupakan hal baru dalam dunia rekrutmen dan manajemen sumber daya manusia. Telah banyak perusahaan yang menerapkan konsep ini untuk mempertahankan karyawan sekaligus untuk menarik karyawan baru.

Konsep ini sering digambarkan sebagai kampanye untuk membuat perusahaan terlihat unik dengan kantor yang didesain modern, kaus seragam, hingga lanyard yang modis. Kenyataannya, employer branding lebih dari itu. Konsep ini lebih kepada membuat perusahaan terlihat atau terdengar semenarik mungkin sebagai tempat kerja, sehingga calon pekerja berbondong-bondong untuk masuk ke perusahaan tersebut.

Lebih dari itu, konsep ini juga memberikan manfaat lain kepada perusahaan yang menerapkannya. Kira-kira apa sajakah manfaat tersebut? Artikel berikut ini akan menjawabnya sekaligus menjelaskan lebih lanjut mengenai pengertian dan langkah menerapkan employer branding.

Apa Itu Employer Branding?

Employer branding adalah sebuah konsep yang bertujuan membuat pekerja atau karyawan merasa nyaman dan betah bekerja di suatu perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan harus memberikan keuntungan lebih kepada karyawan, baik dari segi pengelolaan sumber daya maupun fasilitas yang diberikan.

Konsep branding ini juga sebenarnya memiliki dua tujuan. Tujuan pertama ialah untuk membuat karyawan yang bekerja merasa senang untuk bekerja di perusahaan tersebut. Sedangkan yang kedua adalah untuk mempermudah proses seleksi karyawan baru dan dapat menemukan kandidat terbaik serta mempertahankannya.

Pada intinya, employer branding adalah bentuk pemasaran yang ditujukan untuk membuat perusahaan memiliki reputasi dan citra yang baik di mata karyawan maupun calon karyawan baru.

Baca juga: Apa itu Branding? Berikut Pengertiannya dan Perbedaanya dengan Marketing

Manfaat Employer Branding Bagi Perusahaan

Employer branding penting dalam membangun employer brand yang kuat, yang mana dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan perusahaan di masa depan, termasuk beberapa hal sebagai berikut.

1. Memperbaiki Reputasi Perusahaan

Employer brand merupakan konsep yang baik dalam mempromosikan perusahaan kepada calon karyawan. Sebab, promosi yang dilakukan tentunya menunjukkan segala hal positif yang dimiliki perusahaan. Dengan begitu, perusahaan dapat terus memperbaiki reputasi dan citranya di mata calon karyawan.

2. Membantu Mencari Kandidat Baru

Branding yang dilakukan perusahaan memang ditujukan untuk menarik calon karyawan. Sebab, sebelum mendaftar ke perusahaan, calon karyawan akan mencari tahu informasi sedetail mungkin terkait perusahaan tersebut.

Ketika employer brand berhasil dilakukan dengan baik, calon karyawan akan semakin tertarik untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi perusahaan untuk mencari kandidat baru, bukan?

3. Menjaring Karyawan Potensial

Konsep branding ini jelas membantu perusahaan dalam menjaring karyawan yang potensial. Di mana menurut perhitungan statistik, branding perusahaan yang kuat akan menarik minimal 50% calon karyawan dengan potensi yang baik. Dengan demikian, perusahaan akan lebih berpeluang mendapatkan karyawan yang berkualitas.

4. Mengurangi Biaya Promosi

Ketika perusahaan berhasil melakukan branding, maka nama perusahaan akan otomatis dikenal dengan baik. Artinya, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mempromosikan perusahaan kepada calon karyawan. Perusahaan pun bisa menghemat waktu karena kandidat akan datang sendiri ke perusahaan yang memiliki reputasi baik tersebut.

Baca juga: Product Branding: Pengertian, Manfaat dan Strategi Branding yang Baik

Langkah Menerapkan Employer Branding

Konsep pemasaran ini membutuhkan proses yang panjang dan kerja sama antar tim perusahaan. Perlu dibuat suatu strategi yang mumpuni guna membentuk branding yang baik. Dalam hal ini, Anda bisa memulainya dengan menerapkan langkah-langkah seperti di bawah ini.

1. Kenali Perusahaan

Pertama, Anda perlu menentukan keunikan perusahaan dengan mengenali inti bisnis, visi, misi, nilai dan budaya perusahaan.

2. Analisa Employer Brand Perusahaan

Selanjutnya, lihatlah bagaimana citra perusahaan saat ini, baik secara internal maupun eksternal. Dari pengamatan tersebut, Anda bisa melakukan analisa terhadap hal-hal yang harus ditingkatkan, entah itu yang menyangkut operasional, moral perusahaan, atau proses rekrutmen.

3. Lakukan Proposisi Nilai Perusahaan

Rancang pesan perusahaan yang diinginkan dan buat konsep EVP atau Employee Value Proposition yang selaras dengan pesan tersebut. Employee Value Proposition sendiri adalah seperangkat penawaran dan nilai yang ditawarkan perusahaan untuk menarik talent baru.

4. Bangun Keterlibatan Karyawan

Sebagian besar orang lebih yakin pada citra perusahaan yang berasal dari cerita dan pengalaman langsung karyawan. Karena itu, bangun keterlibatan setiap karyawan guna meningkatkan citra baik perusahaan.

5. Tentukan Channel untuk Penerapan

Perusahaan harus menentukan channel apa yang paling tepat untuk menerapkan employer branding. Sebagai permulaan, Anda bisa mencoba menggunakan halaman karir perusahaan, review online, dan deskripsi pekerjaan yang mencerminkan employer brand yang diinginkan.

Baca juga: Contoh Branding dan Unsurnya yang harus Anda ketahui

Penutup

Sederhananya, employer branding adalah bentuk pemasaran sebuah perusahaan agar terlihat berbeda dari perusahaan lainnya. Bentuk pemasaran ini menonjolkan keunggulan dan keunikan perusahaan sehingga para pencari kerja lebih tertarik untuk bergabung dengan perusahaan.

Para pekerja di dalamnya juga diberikan sejumlah keuntungan dan kenyamanan agar lebih produktif dan mau untuk bergabung dengan perusahaan dalam waktu yang lama.

Mencari kandidat karyawan bukanlah hal yang mudah. Bahkan, hal ini menjadi sesuatu yang kompetitif karena perusahaan lain melakukan hal yang sama.

Karena itu, apabila perusahaan telah mendapatkan karyawan yang sesuai, pertahankan karyawan tersebut dan berikan apa yang menjadi haknya, termasuk pembayaran gaji yang tepat waktu.

Dalam hal ini, perusahaan bisa menggunakan aplikasi bisnis dari Accurate Online untuk sistem pengelolaan anggaran yang lebih cepat, akurat, dan otomatis. Accurate Online juga menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis yang mudah untuk digunakan dan bisa diakses secara fleksibel.

Jika Anda tertarik untuk menggunakannya, klik banner di bawah ini dan nikmati Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

Avatar photo

Customer Segment Apa Saja, Ya? Ini Jawabannya!

Ketika Anda sedang menjalankan suatu bisnis, Anda harus merencanakan strategi pemasaran dengan baik agar bisa memperoleh hasil yang maksimal. Strategi tersebut memiliki peran yang...
Avatar photo bagisaham
3 min read

Divisi Marketing Terdiri dari Apa Saja, ya? Ini Jawabanya!

Saat Anda membaca membaca judul di atas, pasti hal pertama yang Anda pikirkan pasti sales. Padahal, divisi marketing jauh lebih luas daripada hanya menjual...
Avatar photo bagisaham
2 min read

Apa yang Dimaksud Dengan Peril? Ini Penjelasannya!

Dalam menjalankan suatu bisnis, mengelola dan mengetahui potensi suatu resiko akan sangat dibutuhkan agar Anda bisa menghindari potensi risiko di masa yang akan datang....
Avatar photo bagisaham
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.