Cara Memberdayakan Human Capital dengan Efektif

3 min read

Cara Memberdayakan Human Capital dengan Efektif 2

Cara Memberdayakan Human Capital dengan Efektif 3©pexels

Human capital adalah aspek penting dalam sebuah perusahaan. Tanpa adanya human capital yang memadai, perusahaan akan kesulitan untuk berkembang. Jika sebuah perusahaan memiliki human capital yang memadai, maka perusahaan tersebut bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar, bahkan dari perhitungan mereka sendiri.

Demi mendapatkan keuntungan yang maksimal, perusahaan harus mampu memanfaatkan dan mengembangkan human capital yang dimilikinya sebaik mungkin. Untuk melakukan hal tersebut, Anda harus memahami apa itu human capital terlebih dahulu. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa yang Dimaksud dengan Human Capital?

Human capital adalah kombinasi dari aspek pengetahuan, keahlian, dan keterampilan yang dapat menjadikan seorang karyawan sebagai aset dalam sebuah perusahaan. Pada dasarnya, human capital merupakan aset yang dimiliki perusahaan dalam bentuk karyawan atau sumber daya manusia.

Kontribusi karyawan seperti pengembangan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, membagi pengetahuan yang dimiliki kepada perusahaan, serta mengubah budaya di perusahaan dapat terhitung sebagai human capital bagi perusahaan. Selain itu, karyawan yang membantu karyawan lain juga merupakan modal yang sangat penting bagi perusahaan.

Ke depannya, jika karyawan tersebut sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut, perusahaan tetap dapat menggunakan seluruh pengetahuan yang ditinggalkan oleh karyawan tersebut. Dari sini kita dapat melihat bahwa perusahaan dapat menganggap karyawan sebagai modal, atau capital, yang berharga bagi perusahaan.

Perbedaan Human Capital dan Human Resource

Manajemen human capital adalah konsep mengenai pandangan perusahaan atas karyawan yang relatif baru. Sementara bidang human resource telah ada selama lebih dari 100 tahun, istilah human capital baru muncul pada tahun 1960-an selama era otomatisasi.

Alih-alih melihat karyawan sebagai orang yang hanya digunakan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepada mereka dan dapat dibuang kapan saja, perusahaan mulai melihat karyawan sebagai aset berharga. Lagi pula, istilah capital sendiri mengacu pada modal atau nilai ekonomi.

Di sisi lain, manajemen human resource adalah pendekatan komprehensif untuk mengelola karyawan dalam suatu perusahaan dan memberi mereka dukungan yang mereka butuhkan untuk berkembang. Di dalamnya, manajemen human resource akan fokus untuk memaksimalkan kemampuan karyawan, atau sumber daya manusia, yang ada agar operasional perusahaan berjalan dengan lancar.

Ketika membandingkan manajemen human capital dan manajemen human resource, Anda dapat melihat bahwa keduanya tumpang tindih, tetapi mereka memiliki fokus utama yang berbeda. Manajemen human capital berfokus memaksimalkan nilai ekonomi karyawan bagi organisasi, sedangkan manajemen human resource berfokus pada pengembangan dan pengelolaan sistem dan proses yang memungkinkan karyawan menjalankan peran mereka secara efektif.

Baca Juga: 5 Metode Penilaian Kinerja Karyawan yang Tepat

Contoh Human Capital

Ada banyak jenis-jenis human capital yang dapat ditemui di perusahaan. Berikut ini adalah berbagai macam contoh jenis-jenis human capital yang perlu diketahui.

1.   General Management Human Capital

Jenis dari human capital ini berfokus untuk menangani karyawan pada level manajerial. Aspek-aspek yang ditangani dalam human capital ini adalah aspek kepemimpinan, pengelolaan operasional, pengambilan keputusan, manajemen keuangan, hingga keahlian fungsional manajerial lainnya.

2.   Strategic Human Capital

Strategic human capital mencakup aspek keahlian dari karyawan ketika harus menghadapi kondisi tertentu yang dialami perusahaan. Sebagai contoh, kemampuan strategis seperti pengelolaan anggaran dengan baik agar lebih efisien ketika kondisi keuangan perusahaan sedang tidak stabil.

3.   Industry Human Capital

Industry human capital mencakup aspek keahlian dan pengetahuan dari karyawan pada bidang atau industri tertentu, mulai dari pemahaman atas regulasinya, konteks, dan hal-hal esensial lainnya. Sebagai contoh, keahlian dan pengetahuan dari industri F&B (Food & Beverages), industri otomotif, dan lain sebagainya.

4.   Relationship Human Capital

Relationship human capital merupakan aspek kompetensi dari karyawan mengenai kemampuan interpersonalnya. Kemampuan dan/atau perilaku yang dapat digunakan untuk bekerja sama dan berkomunikasi dengan orang lain merupakan aset yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Ketika karyawan tidak dapat bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik, berbagai macam kesalahan dapat terhindari.

5.   Company Specific Human Capital

Company specific human capital adalah kemampuan karyawan untuk mematuhi kebijakan, peraturan, dan struktur yang ada di dalam perusahaan. Di bagian apa pun mereka bekerja, setiap karyawan harus bisa menyesuaikan diri dengan segala ketentuan yang ada di dalam perusahaan.

Baca Juga: 7 Faktor Keberhasilan Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Bagaimana Cara Memberdayakan Human Capital dengan Efektif?

Cara yang paling mudah dan jelas untuk meningkatkan human capital adalah dengan menambah lebih banyak sumber daya manusia. Namun, human capital bukan merupakan konsep yang statis, Anda dapat selalu melakukan tindakan untuk meningkatkan human capital yang dimiliki sekarang, antara lain dengan:

  1. Memosisikan karyawan berdasarkan kemampuan terbaiknya
  2. Menciptakan lingkungan kerja di mana karyawan dapat berkreasi dengan leluasa
  3. Cari karyawan dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan yang beragam
  4. Sediakan edukasi, seminar, atau kegiatan pengembangan diri lain untuk karyawan

Baca Juga: Bagaimana Cara Recruiter Mencari Talent yang Tepat?

Tanpa adanya human capital, perusahaan tidak akan dapat berkembang atau bahkan berjalan. Nilai sebenarnya dari sebuah perusahaan berasal dari tenaga kerjanya. Maka dari itu, perusahaan harus memanfaatkan sumber daya manusianya sebaik mungkin agar dapat menjadi aset penting yang bisa diandalkan.

Untuk membantu meningkatkan human capital, perusahaan dapat memberikan hadiah bagi karyawan yang sudah mencapai atau bahkan melewati KPI. Salah satu hadiah yang dapat diberikan perusahaan adalah Sodexo ePass.

Sodexo ePass merupakan voucher belanja elektronik yang dapat digunakan di banyak situs belanja online dan gerai toko offline di Indonesia yang telah bergabung dalam jaringan merchant Sodexo. Sodexo ePass dapat digunakan di lebih dari 440 merchants dan 25.000 outlets di seluruh Indonesia. Yuk, dapatkan Sodexo ePass sekarang juga!

Avatar photo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.